SIDANG pembaca yang terhormat, Indonesia sejak dulu terkenal dengan negara yang kaya akan sumberdaya alam. Tidak hanya hutannya yang luas dengan keanekaragaman hayati yang masyur dengan sebutan megabiodiversity, namun juga kaya dengan sumberdaya alam dibawah hutan seperti minyak bumi, gas, batubara, tembaga, emas dan bahan mineral lain yang bernilai tinggi. Kekayaan tersebut telah dieksploitasi ratusan tahun yang lalu hingga sekarang, sejak jaman kolonialisme hingga zaman kemerdekaan.
Seperti di Kalimantan Timur, eksploitasi sumberdaya alam telah sedemikian masif, sehingga menimbulkan dampak lingkungan yang mulai dirasakan seperti banjir dan cuaca yang tidak menentu. Seperti dalam kelakar Menteri Kehutanan beberapa waktu yang lalu, bahwa saat ini Kaltim menghadapi serbuan para ‘taliban’ yang mengeksploitasi batubara bahkan dikawasan yang dilarang seperti di Tahura Bukit Suharto. Tambang-tambang liar ini dalam sekala yang luas berkontribusi terhadap kemunduran kualitas lingkungan di Kaltim.
Sidang pembaca yang terhormat, kekayaan Kaltim yang masih dapat disaksikan saat ini lokasinya sangat terbatas. Barangkali hanya terbatas pada kawasan-kawasan yang dilindungi saja seperti dikawasan konservasi yang relatif masih lebih baik dibandingkan diluar kawasan konservasi. Taman Nasional Kutai adalah salah satu kawasan dimana representasi hutan tropis Kaltim yang kaya masih dapat dijumpai termasuk satwa langka yang khas Kaltim yaitu Orangutan morio. Duta besar Amerika Serikat, Cameroon R Hume dalam kunjungan ke Taman Nasional Kutai berkesempatan melihat bagaimana orangutan di Taman Nasional Kutai mampu berkembang dan beregenerasi dengan baik. Hal ini tentulah menjadi kebanggaan Kaltim.
Sidang pembaca yang terhormat, selain mendokumentasikan kunjungan dua ‘orang penting’ diatas, buletin kita edisi kali ini menurunkan liputan utama mengenai orangutan Kutai yang terekam dari pemaparan , presentasi dan laporan hasil penelitian oleh para peneliti orangutan Kutai, serta liputan lain yang tak kalah menarik. Selamat membaca!
Oleh: tnklestari | Oktober 8, 2010
Kaltim, Cameroon dan taliban
Ditulis dalam Tak Berkategori

Komentar Terakhir