Jamur

Jamur mudah dijumpai di kawasan hutan TN Kutai, khususnya pada saat musim hujan dan tempat-tempat di bawah pohon-pohon yang bertajuk rapat. Jamur tertentu tumbuh dengan berbagai macam bentuk dan warna badan buah yang menarik. Keberadaan jamur di hutan alam sering terlupakan walaupun peran ekologis dan manfaatnya bagi manusia sangat besar. Selain berfungsi secara ekologis sebagai dekomposer (pengurai bahan organik), jamur juga memiliki nilai penting bagi kehidupan manusia. Dalam bidang kedokteran, misalnya, jamur dimanfaatkan untuk produksi bahan aktif pembuatan antibiotik seperti penicilin.

4 thoughts on “Jamur

  1. kerajaan lumut terbagi menjadi 3 filum (phylum/division) yaitu:
    1. Anthocerophyta (Lumut tanduk), contohnya Anthoceros spp
    2. Marchantiophyta (lumut hati), contohnya Marchantia spp
    3. Bryophyta (lumut sejati/lumut daun), contohnya Sphagnum spp

    ketiganya bisa dibedakan berdasarkan karakter morfologi. lumut tanduk, misalnya, memiliki sporofit yang berbentuk menyerupai tanduk. lumut sejati umumnya dapat dibedakan dari lumut hati dengan melihat tepi daunnya (bukan daun sebenarnya tapi istilah ini sering dipakai untuk identifikasi). lumut daun umumnya memiliki tepi daun yang cenderung rata.

    kalo lumut jenggot mungkin itu hanya nama untuk jenis lumut yang memiliki habitus (penampakan) seperti jenggot. kondisi ini sering dijumpai di hutan hujan di daerah tropis khususnya didaerah pegunungan dan beberapa tipe hutan di daerah temperata.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s