Ulin dan dipterocarpa

Pohon ulin merupakan tumbuhan khas TN Kutai karena statusnya yang merupakan komponen penting penyusun sebagian tipe hutan di TN Kutai. Tumbuhan ini dapat dijumpai dengan mudah di beberapa lokasi seperti di kawasan wisata Sangkima dan Prevab.

Pohon ulin juga menjadi pilihan utama bersarangnya orangutan. Berdasarkan beberapa hasil survei di TN Kutai terungkap bahwa sarang orangutan paling banyak ditemukan di pohon ulin dibandingkan jenis-jenis pohon lainnya. Selain itu, pohon ulin merupakan maskot kebanggaan dari kawasan wisata Sangkima. Hal ini dikarenakan pada daerah tujuan wisata tersebut terdapat pohon ulin raksasa yang berdiameter 2,47 meter.

Selain ulin, tumbuhan dipterokarpa (dipterocarpaceae) juga merupakan bagian penting penyusun berbagai tipe hutan di TN Kutai. Pohon dipterokarpa dapat dijumpai dengan mudah di kawasan wisata Sangkima dan Prevab. Secara umum, dipterokarpa terdiri atas 13 genus, dan 8 genus diantaranya terdapat di TN Kutai. Dari beberapa jenis dipterokarpa yang ada di TN Kutai, ada 13 jenis yang tergolong “sangat terancam punah (critically endangered species)” menurut The International Union for Conservation of Nature and Natural Resources (IUCN). Shorea johorensis dan adalah dua diantaranya.

Kepunahan jenis-jenis dipterokarpa baik di tingkat lokal maupun regional mungkin saja terjadi jika perambahan dan penebangan liar tidak segera dihentikanulin

2 thoughts on “Ulin dan dipterocarpa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s