Menjelajah Belantara Sangkima

menjelajah

Sangkima berada di wilayah Seksi Pengelolaan Taman Nasional Kutai Wilayah I Sengata. Kawasan ini cukup banyak dikunjungi, karena aksesibilitasnya paling mudah. Terletak di km 38 jalan poros Bontang – Sengata, dimana pengunjung dapat mencapai lokasi ini dengan transportasi darat dan hanya memerlukan waktu sekitar 60 menit dari Bontang dan 30 menit dari Sengata.

Potensi wisata yang ada di Sangkima antara lain adalah hutan alam dengan berbagai tumbuhan terutama ulin dan dari famili Dipterocarpaceae, berbagai jenis satwa liar seperti orangutan morio, owa-owa, beruk, monyet ekor panjang dan berbagai jenis burung. Daya tarik yang lain di Sangkima adalah petualangan jelajah hutan dengan fasilitas outbond yang cukup memadai dengan jalur yang menantang.

Kemegahan Ulin Rakasasa

Satu kilometer pertama pengunjung dapat berjalan santai dibawah lebatnya hutan tropis dengan menapak jalan boardwalk kayu ulin, menyeberang jembatan gantung, mengenali berbagai jenis pohon yang berumur ratusan bahkan ribuan tahun di kiri-kanan jalan boardwalk, tidak sulit mengenali pohon karena sudah disediakan papan informasi yang berisi nama dan karakteristik pohon di dekatnya. Jika lelah atau sekedar ingin bersantai menghirup udara segar, mendengar kicauan burung dan suara satwa liar, pengunjung dapat istirahat di shelter yang telah disediakan. Akhir dari jalan boardwalk adalah pohon Ulin raksasa. Pohon Ulin dengan diameter 2,47 meter yang merupakan maskot dari Sangkima, berdiri kokoh agak condong dengan tinggi sekitar 25 meter (jika tidak patah ujungnya mungkin lebih tinggi lagi) diperkirakan umurnya sudah lebih dari 1000 tahun, kemegahannya bak Menara Pisa di tengah rimba!

Masterpiece alam yang sempurna

Jika cukup puas sampai di pohon Ulin raksasa, pengunjung dapat kembali dengan melalui jalan boardwalk semula. Namun jika ingin mendapatkan tantangan kedua perjalanan dapat dilanjutkan dengan menyusuri jalan setapak dibawah lebatnya hutan. Tidak ada boardwalk dan papan informasi pohon, jika lelah dapat istirahat di batang-batang kayu yang rebah. Menjejak lantai hutan, menyeberang jembatan kayu, mendaki bukit akan membawa pengunjung sampai di sebuah puncak bukit. Terdapat shelter untuk beristirahat setelah jalan mendaki. Dari puncak bukit pengunjung akan disuguhi pemandangan hutan tropis yang menghampar hijau. Pemandangan akan lebih dramatis saat kabut putih turun menyapu hamparan hutan, pada moment ini lelah yang mendera akan terbayarkan oleh eloknya pemandangan. Sebuah masterpiece alam yang sempurna !

Kesegaran dari sistem alam

Sampai dipuncak bukit, pengunjung sudah berada pada setengah rute perjalanan, sehingga satu-satunya pilihan adalah menyelesaikan rute perjalanan. Selanjutnya pengunjung harus menuruni bukit dengan jalan setapak dan melewati jembatan sling yang memompa adrenalin. Di tengah perjalanan, pengujung akan menjumpai mata air yang bertingkat-tingkat dengan air yang sangat jernih, tempat tersebut yang biasa disebut Pemandian Tujuh Putri. Kesegaran airnya merupakan berkah alam yang dapat menghilangkan lelah. Jika pengunjung beruntung dapat menyaksikan ikan-ikan kecil bermunculan dari sela-sela bebatuan. Jika lelah sudah hilang pengujung dapat kembali melanjutkan perjalanan sampai rumah pohon. Dari rumah pohon pengunjung dapat mengamati burung dari sebuah pondok kecil yang dibangun diatas pohon ulin dengan ketinggian sekitar 15 meter. Rumah pohon ini hanya dapat dinaiki oleh tiga orang, pengujung dapat bergantian menggunakannya. Sampai dirumah pohon, pengujung tinggal satu kilometer lagi untuk sampai Pos Sangkima dengan menempuh jalan setapak, melewati jembatan sling dan menerobos sedikit belukar.

Di Pos Sangkima pengunjung dapat memanfaatkan fasilitas air bersih, Balai Pertemuan Umum untuk sekedar istirahat, mushola dan sebuah kantin jika kehabisan air minum atau makanan kecil. Apabila ingin menginap disediakan fasilitas guest house yang dapat disewa. .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s