Hutan dan Kemerdekaan

Backup_of_merah putihSetiap tanggal 17 Agustus bangsa Indonesia memperingati hari bersejarah yaitu hari terbebasnya Bangsa Indonesia dari penindasan dan penjajahan. Tepatnya tanggal 17 Agustus 1945 Dwitunggal Sukarno-Hatta atas nama rakyat Indonesia memproklamirkan kemerdekaan Indonesia.
Untuk mencapai kemerdekaan, sejarah mencatat kegigihan bangsa Indonesia dalam berjuang (baik fisik maupun diplomasi) yang telah pula melahirkan pahlawan-pahlawan yang mengorbankan segenap jiwa dan raganya untuk mencapai sebuah kemerdekaan.  Kita juga bisa belajar dari sejarah tentang heroisme para pejuang dalam pertempuran-pertempuran melawan penjajah. Dengan peralatan yang seadanya, para pejuang mampu memberikan perlawanan dan bahkan tak jarang mampu memukul mundur lawan.
Untuk memenangkan pertempuran di lapangan ada dua faktor, dalam militer dikenal istilah SWAT (Superior Weapon and Tactic System), yaitu: Superior Weapon artinya senjata yang lebih canggih dari lawan dan Tactic System artinya strategi bertempur di lapangan yang lebih unggul.
Dari sisi persenjataa,n para pejuang kita pada waktu itu jelas kalah jauh dari penjajah. Bambu runcing tentu tidak sebanding dengan senapan atau pun meriam, namun dari sisi taktik dan strategi para pejuang kita memiliki keunggulan. Kita tentu masih ingat strategi perang gerilya. Bertempur dengan strategi penguasaan medan, berpindah-pindah, sesekali melakukan serangan kemudian menghilang. Panglima Besar Jenderal Sudirman memilih dan menyusun basis perlawanan terhadap penjajah dari hutan ke hutan.
Hutan merupakan tempat yang sangat strategis  untuk menyusun kekuatan. Hutan merupakan tempat yang terlindung dan sulit untuk dideteksi keberadaannya. Hutan juga menyediakan logistik alami yang mudah didapat, berupa buah-buahan, ikan, dan air. Hutan merupakan basis perlawanan terhadap penjajah yang sulit untuk ditembus. Tutupan tajuk pohon yang lebat akan menghalangi pandangan musuh yang melakukan serangan dari udara.
Belajar dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia tersebut, peran hutan bagi pertahanan negara adalah sangat penting terutama bagi negara berkembang seperti Indonesia yang dari sisi teknologi masih jauh dari negara-negara maju.
Hutan telah berperan penting dalam sejarah perjuangan bangsa merebut kemerdekaan, namun perannya seakan terlupakan oleh gegap gempita perayaannya. Sudah sepatutnya kita menghormati dengan cara  menjaga dan melestarikannya, sebagaimana kita menghargai dan menghormati jasa para pahlawan yang telah memberikan jiwa dan raganya untuk negara. Merdeka!
Dirgahayu Republik Indonesia yang ke-64.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s